Buku ini menghimpun 15 cerita pendek karya maestro sastra Indonesia, Ahmad Tohari, yang ditulis dalam kurun waktu 1983 hingga 2013. Melalui penulisan yang jujur, lugas, dan kaya akan detail sosial, Ahmad Tohari memotret sisi-sisi kehidupan masyarakat kelas bawah—mulai dari pengemis, buruh, hingga rakyat kecil yang tersisih oleh roda zaman. Cerita utama, Mata yang Enak Dipandang, mengisahkan penyamaran seorang pengemis netra dan pendampingnya yang menyingkap kepalsuan empati di tengah kehidupan kota. Secara keseluruhan, antologi ini menjadi cermin kemanusiaan yang mengajak pembaca untuk merenungkan keadilan sosial, kejujuran batin, serta nasib orang-orang yang sering kali terabaikan.
Komentar Terbaru