KOTAWARINGIN TIMUR — Upaya untuk mentransformasi serta meningkatkan mutu dan kesiapan teknologi pada pendidikan non-formal di Kabupaten Kotawaringin Timur kembali membuahkan langkah nyata. Ibu Yulianti Nengsih, S.Pd., selaku Kepala Sekolah Kesetaraan umumnya dan Kepala PKBM Sinar Tualan khususnya, resmi dipercaya dan ditunjuk sebagai Fasilitator Daerah (Fasda) setelah mengikuti kegiatan Training of Trainer (TOT) Penguatan Fasilitator Kelompok Kerja Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding Kecerdasan Artifisial (KA).
Rangkaian pelatihan intensif ini diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Tengah dan berlangsung selama empat hari penuh, terhitung sejak 22 hingga 25 Juli 2026. Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Kepala BGTK Prov. Kalteng, Bapak I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd., dan ditutup secara resmi oleh Kasubbag BGTK Prov. Kalteng.
Pelatihan Intensif Terpusat di BPMP dan BGTK Prov. Kalteng
Guna memastikan jalannya pelatihan berlangsung efektif dan fokus, kegiatan TOT ini dilaksanakan di dua lokasi utama, yaitu Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah dan BGTK Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 60 peserta terpilih dari berbagai daerah yang dibekali materi secara intensif oleh 11 pengajar berpengalaman. Seluruh peserta dibagi ke dalam 9 kelas spesifik sesuai dengan jenjang dan fokus pendampingan masing-masing:
- Lokasi BPMP Provinsi Kalimantan Tengah:
- Kelas Pengawas Sekolah (PS)
- Kelas Kepala Sekolah (KS)
- Kelas Kepala Sekolah (KS) Kesetaraan — tempat Ibu Yulianti Nengsih, S.Pd. menimba ilmu dan mengasah kapasitas
- Kelas Guru SD
- Lokasi BGTK Provinsi Kalimantan Tengah:
- Kelas Guru SMP KKA
- Kelas Guru SMP IPA
- Kelas Guru SMP/SMA Bahasa Indonesia
- Kelas Guru SMA/K KKA
- Kelas Guru SMA Bahasa Inggris
Pembekalan Strategis bagi Fasilitator Daerah (Fasda) di Kotawaringin Timur
Melalui program TOT ini, para peserta disiapkan secara matang untuk menjadi Fasilitator Daerah (Fasda) yang tangguh dan adaptif. Tugas utama para Fasda adalah mengimbaskan pemahaman mengenai Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) serta integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) di wadah kelompok kerja masing-masing.
Bagi Ibu Yulianti Nengsih, S.Pd., keikutsertaan di Kelas KS Kesetaraan yang bertempat di BPMP Prov. Kalteng menjadi momentum krusial. Hasil dari pembekalan ini akan menjadi rujukan utama dalam memperkuat peran Kelompok Kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non-Formal (KK PTK PNF) di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Komitmen PKBM Sinar Tualan untuk Pendidikan Kesetaraan Berkualitas

Keikutsertaan aktif Ibu Yulianti Nengsih, S.Pd. menegaskan komitmen PKBM Sinar Tualan untuk selalu berdiri di garis depan perbaikan mutu pendidikan masyarakat. Pendidikan non-formal dan kesetaraan kini dituntut untuk mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan abad ke-21 seperti pemikiran kritis, logika koding, dan literasi digital.
“Keikutsertaan dalam TOT ini merupakan tanggung jawab moral dan profesional kami sebagai pengelola pendidikan kesetaraan. Ilmu dan strategi yang kami dapatkan di BPMP Kalteng ini akan segera diimbaskan kepada rekan-rekan pendidik melalui KK PTK PNF Kotawaringin Timur, agar seluruh warga belajar dapat merasakan pembelajaran yang relevan, mendalam, dan berbasis teknologi masa depan,” ujar Ibu Yulianti Nengsih, S.Pd.
Harapan dan Langkah Selanjutnya
Dengan selesainya seluruh rangkaian kegiatan TOT Penguatan Fasilitator ini, sinergi antara BGTK Prov. Kalteng, fasilitas BPMP Prov. Kalteng, serta para Fasilitator Daerah diharapkan dapat segera diwujudkan dalam bentuk kegiatan pengimbasan nyata.
Melalui penguatan KK PTK PNF Kotawaringin Timur, integrasi Pembelajaran Mendalam serta literasi Koding dan Kecerdasan Artifisial siap diterapkan secara bertahap demi mewujudkan pendidikan non-formal yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing tinggi di Kotawaringin Timur.
