Siu-man melompat dari jendela lantai dua puluh dan tewas seketika. Polisi menganggapnya sebagai bunuh diri biasa, namun kakaknya, Nga-yee, tidak percaya. Ia yakin ada sesuatu di balik kematian adiknya.
Penyelidikan Nga-yee membawanya bertemu dengan N, seorang peretas (hacker) misterius, eksentrik, dan sangat mahal harganya. Bersama-sama, mereka menyelami sisi gelap dunia digital Hong Kong—mulai dari perundungan siber (cyberbullying), gosip daring yang kejam, hingga manipulasi data. Penyelidikan ini mengungkap bahwa kata-kata di dunia maya bisa jauh lebih mematikan daripada senjata fisik.