Mala, seorang gadis kecil berusia enam tahun yang sangat cerdas dan memiliki kebiasaan unik: ia gemar membaca ensiklopedia, selalu mengurutkan buku satu per satu dari kiri ke kanan, dan bahkan tertarik dengan beruang. Di rumahnya yang hanya dihuni oleh orangtuanya, Mala selalu menyebut keberadaan enam orang asing: Satira, Wilis, Tante Ana, Abuela, dan sepasang “si Kembar”.Merekapun seakan hidup bersama mereka, namun keberadaan mereka tak dapat dilihat oleh orangtua Mala. Segera teka-teki mulai muncul: kenapa Mala bisa melihat mereka, siapa mereka sebenarnya, dan rahasia apa yang disembunyikan oleh setiap “wajah asing” itu?
Sementara itu, keluarga Mala ayahnya Winaya, ibu Nawai memutuskan pindah ke rumah di daerah terpencil demi Mala. Namun keanehan tak berhenti: muncul pembunuhan, karakter ibu yang mengalami gangguan psikologis, konflik antara realitas dan imajinasi, dan ketegangan misteri yang membayangi.