Buku ini disajikan sebagai dialog filosofis antara seorang filsuf (penganut psikologi Adler) dan seorang pemuda yang frustasi atas ketidakpuasan hidupnya. Dalam lima malam percakapan, filsuf tersebut mengajarkan prinsip-prinsip Adlerian mengenai kebebasan, kebahagiaan, dan tanggung jawab pribadi.
Lima topik utama dalam dialog mencakup:
Manusia tak dikendalikan oleh masa lalu
Kebahagiaan tak perlu didasarkan pada persetujuan orang lain
Masalah interpersonal sebagai akar ketidakbahagiaan
Berani tak disukai demi hidup autentik
Kebahagiaan bisa ditemukan dalam hal-hal sederhana dan kontribusi aktif
Pesannya kuat: pilihan untuk bebas tak tergantung pada penilaian orang lain — justru keberanian itu yang membuka ruang hidup yang lebih bermakna.