Novel ini mengisahkan tentang perjalanan perasaan, kesempatan kedua, dan bagaimana waktu bekerja dalam menyembuhkan luka atau mempertemukan kembali dua insan. Mengambil latar kehidupan modern, Titi Sanaria mengeksplorasi dinamika hubungan antarmanusia yang rumit namun tetap manis.
Berbeda dengan judulnya, ini bukanlah buku dongeng anak-anak, melainkan sebuah prosa naratif tentang realitas cinta yang penuh dengan kejutan. Buku ini mengajarkan bahwa setiap kejadian dalam hidup memiliki “waktunya” masing-masing, dan terkadang apa yang kita anggap sebagai akhir hanyalah sebuah awal dari cerita yang baru.