Buku ini mengambil pendekatan kronologis untuk menelusuri perjalanan panjang peradaban Islam—mulai dari era pra-Islam di Jazirah Arab, datangnya Nabi Muhammad, pemerintahan Khulafaur Rasyidin, masa Dinasti Umayyah, Dinasti Abbasiyah, hingga kekaisaran Utsmaniyah, kerajaan-kerajaan Islam di Spanyol (Al-Andalus), Afrika Barat, dan Asia Selatan (Mughal).
Fokus buku ini bukan hanya pada “kejayaan” yang lazim diceritakan, tetapi juga pada aspek-yang “terlupakan” atau “hilang” dalam narasi umum:
Kontribusi pemikir, ilmuwan, teolog dan negarawan Muslim yang kurang tercatat atau kurang dikenal.
Proses evolusi politik, sosial dan budaya dalam dunia Muslim yang sering kali terabaikan dalam penulisan sejarah mainstream.
Penurunan atau kemunduran yang mulai terjadi setelah fase “masa keemasan” peradaban Islam, dan tantangan yang muncul.
Dengan demikian, buku ini mengajak pembaca untuk melihat sejarah Islam tidak sekadar sebagai rangkaian “kejayaan” belaka, tetapi sebagai narasi yang kompleks, penuh dinamika—kemajuan, tantangan, perubahan—dan pentingnya mengingat warisan yang kadang terlupakan.