Modul ini membahas tentang copywriting sebagai elemen penting dalam promosi perpustakaan di era digital.
Copywriting dijelaskan sebagai aktivitas menulis teks pemasaran (promosi) yang bertujuan membuat promosi menjadi lebih menarik dan efektif. Meskipun sering digunakan di dunia bisnis, konsep ini sangat relevan untuk perpustakaan agar bisa lebih baik mempromosikan layanan dan produk perpustakaan.
Modul juga membandingkan media promosi tradisional dan digital, serta menjelaskan bagaimana copywriting yang efektif berbeda tergantung media yang digunakan. Contoh media tradisional seperti poster, baliho, koran; dan media digital seperti media sosial, iklan digital, blog/vlog.
Modul ini tidak hanya teori; ada bagian yang menunjukkan bagaimana merancang program promosi perpustakaan berbasis digital, termasuk penggunaan copywriting sebagai bagian dari keseluruhan strategi promosi. Audiens diajak untuk mempertimbangkan target, media, desain, waktu, dan konteks agar promosi berhasil.